SEJARAH DAN PERJALANAN MAJELIS HUFFADZ QIROATI CABANG KUDUS
Hari ini, Kamis 8 Mei 2025 merupakan hari yang berbahagia buat kami Tim Cyber Media Qiroati Kudus,
karena pada hari ini untuk pertama kalinya kami menerbitkan informasi melalui
blog Qiroati Kudus Official yang berkaitan dengan kegiatan-kegiatan
ke-Qiroati-an di Cabang Kudus. Semoga dengan adanya blog ini bisa memberikan
informasi, pengetahuan, dan ilmu kepada para pembaca serta menjadi sarana untuk
menangkis isu-isu miring tentang Qiroati di Cabang Kudus. Selanjutnya, sambil
menyeruput kopi hitam pekat yang kelihatanya pahit tapi tetap kemanisan karena
kebanyakan gula, informasi pertama yang kami suguhkan adalah Majelis Huffadz
Qiroati Cabang Kudus. Bagi para pembaca mungkin sebagian sudah ada yang
mengetahui dan mungkin ada juga yang sama sekali tidak mengetahui apa itu
Majelis Huffadz, di sini kami akan menjelaskan secara sederhana tentang apa itu
Majelis Huffadz Qiroati Kudus, bagaimana sejarah terbentuknya, siapa saja
anggotanya, dimana tempat dilaksanakannya dan lain sebagainya.
SEJARAH
Sejarah
terbentuknya Majelis Huffadz Qiroati Kudus ini berawal dari ide Guru kami
Almarhum KH. Ahmad Musyaffa', AH, yang saat itu menjadi Pentashih Qiroati Cabang
Kudus. Beliau memiliki keinginan untuk mengadakan pembinaan kepada Guru Huffadz
pengguna Qiroati di Cabang Kudus yang bertujuan untuk menyamakan standar bacaan
Al-Qur'an dan menjalin silaturrahim secara berkesinambungan. Mendengar ide
tersebut, Ustadz Muhammad Rifa'i, S.Pd.I. yang saat itu menjadi Sekretaris
Qiroati Cabang Kudus beserta KH. Ahmad Musta'in Yanis, AH (Amanah Metodologi
Cabang Kudus) menyetujui ide tersebut. Kemudian pada hari Kamis, 30 Juni 2022
diadakanlah rapat yang bertempat di Rumah Makan Bukit Indah Logung Dawe Kudus
yang dihadiri oleh KH. Ahmad Musta'in Yanis, AH (Amanah Metodologi Cabang
Kudus), KH. Ahmad Ruslim, AH (Amanah Pentashis Qiroati Cabang Kudus), Ustadz Ahmad Fadlli, M.Pd.I (Amanah Buku Qiroati Cabang Kudus) serta Korcam se-Cabang
Kudus dan para Huffadz pengguna Qiroati se-Cabang Kudus yang berjumlah sekitar
70 Huffadz. Dengan adanya rapat dan musyawarah tersebut akhirnya terbentuklah
Majelis Huffadz Qiroati Cabang Kudus yang masih eksis sampai sekarang.
TUJUAN
Seperti yang telah penulis sampaikan di atas, bahwa tujuan membentuk Majelis
Huffadz tersebut adalah sebagai wadah dan sarana untuk memberikan pembinaan
serta menjalin tali silaturrahim kepada para Huffadz di lingkungan Qiroati
Cabang Kudus. Tujuan dari diadakannya pembinaan dalam konteks Huffadz ini yaitu
supaya para Huffadz ketika ngaji bacanya jangan asal cepat, jangan asal selesai,
tetapi ngaji atau khataman dengan gaya ngaji "Hadr" yaitu dengan nada baca yang
cepat tapi jelas, "Ora Gremeng" jadi setiap orang masih bisa mendengar
makhorijul huruf dan tajwidnya. Menurut Buya KH. Ulil Albab Arwani Kudus
diterangkan dalam majelis Ba'sul Masail Qur'aniyah cara membaca Al Qur'an itu
ada 3 yaitu: Tartil (pelan), Tadwir (sedang) dan Hadr (cepat). Namun, dari semua
cara baca itu semua huruf yang dibaca harus jelas sesuai makhraj dan sifatnya.
Kalau ada orang yang membaca Al-Qur'an dengan salah satu 3 cara tadi, tapi ada
huruf yang tidak jelas (Haqqa Tilawatih) maka itu mengikuti bacaan siapa? (tegas
beliau).
ANGGOTA
Pada awal terbentuknya Majelis Huffadz tersebut yang menjadi
anggota inti adalah Cabang Kudus dan para Huffadz di lingkungan Qiroati Cabang
Kudus. Seiring berjalannya waktu, bertambahlah anggota tersebut dengan Korcam,
PH, dan admin korcam yang menjadi shohibul wilayah sebagai peserta dalam majelis
tersebut. Majelis tersebut biasanya juga dihadiri oleh Ustadz-Ustadzah TPQ yang
ketempatan dan keluarga dari ahli kubur.
RANGKAIAN ACARA
Tabarrukan dan Khataman
Majelis Huffadz Qiroati Cabang Kudus ini diawali dengan pembukaan (hadhoroh)
yang dipimpin oleh KH. Musta'in Yanis AH. selaku Amanah Metodologi Cabang Kudus.
Dilanjutkan dengan Khataman Al-Qur'an yang dipimpin oleh KH. Ahmad Ruslim AH.
selaku Amanah Pentashih Cabang Kudus dan diikuti oleh peserta Huffadz dengan
cara dibagi permajelis. Kemudian, disambung dengan pembacaan tahlil dan do'a
Khotmil Qur'an.
TEMPAT PELAKSANAAN
Sering kali kegiatan Huffadz dilaksanakan di
maqbaroh, salah satu alasan diadakan di maqbaroh karena dalam pandangan Yai
Ta'in biasanya di setiap tempat makam ada orang-orang sholih ataupun para wali Allah yang dimakamkan disana. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan, kadang kala tempat pelaksanaan Majelis
Huffadz berpindah tempat di musholla terdekat atau di rumah keluarganya,
misalnya seperti saat hujan atau maqbaroh ahli kubur berada di luar kota.
Sebagai catatan, kegiatan Majelis Huffadz ini tidak hanya Khataman Al-Qur'an dan
mendo'akan untuk keluarga guru Qiroati Cabang Kudus. Akan tetapi, juga ditujukan
untuk acara Haul guru-guru kita, seperti Haul Mbah Arwani Amin Kudus, Haul Mbah
Hisyam Hayat, Haul Abah Qodir, Haul Mbah Sya'roni Ahmadi, Haul Mbah Sahlan, dan
Haul KH. Ahmad Musyaffa'. Semoga kita semua bisa istiqomah dalam berkhidmah
mengajarkan Al-Qur'an. Semoga kita diakui sebagai murid-murid beliau. Aaamiiin.



Komentar
Posting Komentar